Materi Minggu Ke-5 SENI BUDAYA KLS XII
BAB V MANAJEMEN PERGELARAN TARI
Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dan fungsi-fungsi manajemen. Jadi manajemen itu merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
Pengertian Manajemen Menurut para Ahli
• G.R Terry
Manajemen adalah suatu proses yang khas yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya.
• Soewarno
Manajemen adalah kemampuan seseorang untuk mempengaruhi dan menggerakkan orang lain agar rela dan mampu serta dapat mengikuti keinginan organisasi, demi tercapainya tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
• Sal Murgianto
Manajemen adalah sebagai penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai sesuatu hasil yang diinginkan.
• Stoner
Manajemen adalah proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang teah ditetapkan.
Manajemen merupakan proses kerjasama dua orang atau lebih dalam suatu organisasi yang memanfaatkan sumber daya pikiran dan sumber daya lainnya untuk mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif dan efisien.
Pertunjukan Seni
Pertunjukan seni terdiri dari dua kata yaitu pertunjukan dan seni. Pertunjukan identik dengan penampilan atau persembahan,
Menurut Echols dan Sadilly art berarti seni, kesenian, dan membuat orang merasa senang.
Poerwadarminta merumuskan art atau seni itu adalah kecakapan batin (akal) yang luar biasa yang dapat mengadakan/menciptakan sesuatu yang luar biasa.
Achsan Permas
Pertunjukan seni adalah organisasi tradisional maupun modern yang berbentuk sanggar tari, teater, grup musik dan seni suara yang mempertunjukan hasil karya seninya secara komersial maupun non komersial untuk suatu tontonan atau tujuan lain.
I Made Bandem
Pertunjukan seni untuk sebuah tontonan harus direncanakan dengan sebaik-baiknya, dilakukan oleh para pemeran dengan keterampilan bagus yang didukung oleh perlengkapan pertunjukan, sehingga mendatangkan sesuatu yang menarik dan indah.
Menurut Tom Ibnur manajemen pertunjukan seni merupakan dua pemahaman yang menyatu dalam sebuah sistem, yaitu manajemen yang dapat diartikan sebagai cara mengelola, dan pertunjukan yang berkaitan dengan produksi dengan materi kesenian atau dapat juga dalam pengertian yang luas sebagai daya untuk mengekspresikan seni untuk masyarakatnya.
Dalam pelaksanaannya, maksud, tujuan, dan sasaran pertunjukan seni perlu dirumuskan dengan matang agar pertunjukan seni dapat berjalan secara optimal. Perumusan tersebut adalah:
- Menjelaskan maksud dan tujuan pertunjukan seni.
- Menjelaskan perubahan/manfaat apa yang didapat dengan adanya pertunjukan seni.
- Mengapa kumpulan kegiatan tersebut perlu dikelola sebagai pertunjukan seni”.
Tujuan Manajemen
Tujuan adalah hasil yang diinginkan (generalis) melalui proses manajemen yang dirumuskan dengan jelas, realistis, menantang, dan tidak muluk-muluk (terukur) serta dituangkan dalam plan (perencanaan).
Tujuan (objectives)
Hasil yang bersifat umum (generals)
Sasaran (goals)
Hasil yang bersifat khusus (spesialis)
Tipe-tipe Tujuan
1. Profit objectives
Bertujuan untuk mendapatkan laba bagi pemilikinya.
2. Service objectives
Bertujuan untuk memberikan pelayanan yang baik bagi konsumen dengan mempertinggi nilai barang dan jasa yang ditawarkan kepada konsumen.
3. Social objektives
Bertujuan untuk meningkatkan nilai guna yang ditetapkan perusahaan untuk kesejahteraan masyarakat.
4. Personal objektives
Bertujuan agar karyawan secara individual economic dan psyichological mendapat kepuasan di bidang pekejaannya dalam perusahaan.
Bidang-bidang manajemen.
1. Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM)
Ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja.
(perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengendalian, pengadaan, pengembangan, kompensasi, kedisiplinan, pemberhentian karyawan, dll).
2. Manajemen Permodalan
Membahas tentang bagaimana menarik modal dan cara memanfaatkan modal (uang) seefisien mungkin untuk mencapai hasil yang maksimal dan tujuan tercapai.
3. Manajemen Manajemen Akuntansi Biaya
Membahas tentang cara mengelola harga pokok barang/jasa yang relatif rendah dan dengan kualitas yang baik.
(penggunaan materials yang efisien dan efektif sehingga pemborosan dapat diminimalkan)
4. Manajemen Produksi
Membahas tentang penentuan/penggunaan mesin-mesin, peralatan, dan cara untuk memproduksi barang/jasa supaya kualitasnya relatif baik.
5. Manajemen Pemasaran
Menitik-beratkan pada cara penjualan barang/jasa , pendistribusian, promosi sehingga konsumen merasa tertarik untuk mengonsumsinya.
Fungsi manajemen
a. Perencanaan (Planning)
Semua ahli sama-sama meletakkan bahwa perencanaan merupakan fungsi manajemen yang pertama. Dari beberapa pendapat yang ada dapat disimpulkan, yaitu:
1. Merupakan kegiatan yang bersifat konseptual dan memerlukan banyak pemikiran.
3. Merupakan proses bagaimana mengubah posisi saat ini ke posisi yang diinginkan.
b. Pengorganisasian (Organizing)
Pengorganisasian merupakan serangkaian proses yang meliputi:
1. Penentuan pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukakan.
2. Pengelompokkan tugas-tugas.
3. Membagi-bagikan pekerjaan kepada setiap karyawan.
4. Penetapan departemen-departemen.
5. Menyusun mekanisme untuk mengkoordinasikan pekerjaan-pekerjaan setiap unit.
6. Penentuan hubungan-hubungan masing-masing unit dalam organisasi.
c. Penyusunan Staf (Staffing)
Adalah fungsi yang mencakup: proses seleksi, latihan, pengembangan, penempatan, dan orientasi karyawan yang efektif agar sasaran yang diharapkan dari orang yang menduduki jabatan tersebut dapat tercapai dengan baik.
d. Berkomunikasi (Communicating)
Komunikasi merupakan suatu pertukaran informasi oleh seseorang dengan orang lain agar apa yang dimaksudkan seseorang dapat dipahami oleh orang lain.
Dalam suatu organisasi, komunikasi yang perlu diciptakan oleh pimpinan dan semua anggota adalah komunikasi yang dapat meningkatkan motivasi kerja dari setiap anggota agar tujuan dari organisasi itu dapat tercapai dengan baik.
e. Pengawasan (Controlling)
Pengawasan merupakan suatu proses pemantauan oleh pimpinan ataupun orang yang ditugasi sebagai pengawas terhadap jalannya kegiatan/pekerjaan dalam suatu organisasi.
Pengawasan dilakukan mulai dari perencanaan sampai pada proses pengawasan itu sendiri. Dengan melakukan pengawsan diharapkan setiap pekerjaan dapat berjalan efektif dan efisien sesuai rencana, petunjuk, dan aturan yang berlaku. (isi/ai/pojokseni)
Pembentukan Panitia Pergelaran Tari
Dalam acara pagelaran tari kepanitiaan ini mutlak harus ada namun untuk lingkunagan sekolah cukup dari siswa dan guru, kepanitiaan disesuaiakan dengan jenis acara yang diharapkan dalam pergelaran. Beberapa jabatan dalam kepanitiaan pertunjukkan tari antara lain sebagai berikut.
| No. | Struktur Panitia | Tugas dan Fungsi |
| 1. | Pimpinan Produksi | Pimpinan Produksi Orang yang ditunjuk untuk mengorganisir pementasan suatu seni pertunjukan. |
| 2. | Sekretaris Produksi | Sekretaris Produksi Orang yang bertanggungjawab dalam membukukan dan mencatat semua acara yang berafiliasi dengan produksi seni pertunjukan. |
| 3. | Bendahara | Bendahara Orang yang bertanggungjawab terhadap semua hal yang berafiliasi dengan keuangan. |
| 4. | Seksi Dokumentasi | Seksi Dokumentasi Orang yang bertanggungjawab atas dokumentasi kegiatan. |
| 5. | Seksi Publikasi | Seksi Publikasi Orang yang bertanggungjawab terhadap segala urusan promosi dari acara pementasan pertunjukan |
| 6. | Seksi Pendanaan | Seksi pendanaan Orang yang bertanggungjawab terhadap penyediaan dana yang dibutuhkan dalam proses dan pelaksanaan pementasan seni pertunjukan |
| 7. | Tiketing | Tiketing Orang yang bertanggungjawab atas penjualan dan pembelian karcis pertunjukan |
2. House Manager
| No. | Struktur Panitia | Tugas dan Fungsi |
| 1. | Keamanan | Orang yang bertanggung jawab terhadap sistem keamanan pertunjukkan tari |
| 2. | Akomodasi | Orang yang bertanggung jawab terhadap segala hal yang berafiliasi dengan fasilitas setiap proses pelaksanaan penyelenggaraan pertunjukan |
| 3. | Konsumsi | Orang yang bertanggung jawab terhadapurusan konsumsi. |
| 4. | Transportasi | Orang yang bertanggung jawab terhadap urusan penyediaan transportasi |
| 5. | Seksi Gedung | Seksi gedung yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap penyewaan ataupun penyediaan gedung pertunjukkan |
3. TimArtistik
| No. | Struktur Panitia | Tugas dan Fungsi |
| 1. | Sutradara/Koreografer | Sutradara/Koreografer Orang yang menciptakan konsep dari pertunjukan, dan mengatur alur atau laris dari sebuah pertunjukan tari. |
| 2. | Pimpinan Artistik | Pimpinan Artistik Penanggungjawab artistik karya, performa penyajian hingga tata urut pementasan semoga sanggup menyajikan urutan pementasan |
| 3. | Stage Manager | Stage Manager Orang yang mengkordinasi seluruh bab yang ada di panggung |
| 4. | Penata Panggung | Penata Panggung Tugas penata panggung yaitu menjadi layanan pemenuhan kepada penyaji karya seni dan tuntutan artistik garapan menurut prasaran dari pimpinan artistik |
| 5. | Penata Cahaya | Penata Cahaya Tugas penata cahaya yaitu menjadi sumber sukses dan artistiknya pementasan karya seni yang dipergelarkan yang berafiliasi dengan duduk perkara pencahayaan, terang-padamnya lampu, serta bagaimana cara mengatasi apabila terjadi kecelakaan matinya lampu dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) |
| 6. | Penata Rias/Busana | Penata Rias dan Busana Penata Rias dan Busana yaitu orang yang mempunyai kiprah atau tanggungjawab merias dan menata busana pemain |
| 7. | Penata Suara | Penata Suara Orang yang mempunyai kiprah atau tanggungjawab mengatur bunyi atau bunyi selama pertunjukan berlangsung. |
| 8. | Penata Musik | enata Musik Tugas penata musik dan sound yaitu menjadi sumber sukses dan kualitas musik yang disajikan dalam pementasan |

Komentar
Posting Komentar